Tak Kalah Penting, Pastikan Cara Mematikan Mesin Digital Printing Anda Sudah Benar!

Cara Mematikan Mesin Digital Printing
Cara Mematikan Mesin Digital Printing

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas pentingnya melakukan prosedur yang tepat untuk menyalakan mesin digital printing, beserta langkah-langkah yang tepat. Nah, kali ini kami ingin kembali membagikan informasi seputar cara mematikan mesin digital printing!

Melakukan langkah mematikan mesin yang tepat tentunya juga sama pentingnya dengan menyalakan mesin. Jika mesin digital printing tidak dimatikan dengan benar, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Selain itu, mematikan mesin dengan tepat juga penting untuk efisiensi listrik dan membuat mesin menjadi lebih tahan lama ya, Sahabat Laysander.

Baca juga: Jangan Salah, Cari Tahu Cara Menyalakan Mesin Digital Printing Agar Awet di Sini!

Nah, sudah siap untuk mempelajari cara mematikan mesin digital printing? Yuk, langsung simak langkah-langkahnya berikut ini!

Tata Cara Mematikan Mesin Digital Printing:

  1. Klik “Reset” pada software Lyprint, tutup software dengan mengklik simbol silang di bagian kanan atas, dan matikan komputer Anda
  2. Tekan tombol “Printhead Fire Voltage” pada printer untuk memutuskan tegangan ke print head dan menghindari short electric pada saat pemanasan print head nantinya
  3. Putar semua keran tinta ke arah samping
  4. Kuras print head satu per satu dengan cara memutar keran tinta ke arah depan pada selang print head yang akan dibersihkan. Putar obeng pada selang dan tekan tombol “Purge” untuk mengeluarkan solvent atau cleaner yang ada pada print head
  5. Putar keran ke arah samping untuk menutup keran. Ulangi langkah 4 dan 5 untuk semua keran tinta
  6. Tekan tombol “Emergency Stop” untuk mematikan mesin
  7. Cek bagian pada capping. Apabila sudah kotor, Anda dapat membersihkan capping mengelapnya menggunakan tisu atau kain, kemudian ganti tisu print head yang sudah kotor dengan tisu yang baru.

Catatan: Untuk hasil yang optimal, Anda dapat mengganti tisu print head setiap 3 hari sekali ya, Sahabat Laysander!

Baca juga: Mudah, Coba Ini dan Atasi Warna Tinta Tidak Pekat!

  1. Tuang solvent ke permukaan capping untuk menjaga print head agar tetap lembap dan meminimalisir penyumbatan pada print head
  2. Pasang kembali capping pada print head secara hati-hati agar tidak terjadi gesekan antara permukaan print head dan capping
  3. Turunkan MCB atas dan bawah untuk mematikan aliran listrik ke mesin. Perhatikan lampu mesin yang padam untuk menandakan bahwa mesin sudah mati

Agar lebih jelas, yuk langsung tonton video tutorial cara mematikan mesin digital printing di bawah ini!

Tips Lainnya: Bolehkah Mesin Dibiarkan dalam Keadaan Mati Selama Berhari-hari?

Cara menyalakan dan mematikan mesin digital printing dengan tepat merupakan satu langkah menuju usia mesin yang lebih awet. Nah pertanyaan selanjutnya untuk para Sahabat Laysander, bagaimana jika Anda ingin menutup bisnis sementara selama beberapa hari? Lantas, apakah mesin dibiarkan dalam kondisi mati begitu saja hingga Anda kembali dan bisnis beroperasi kembali?

Simak juga: Cara Merawat Print Head Mesin Digital Printing Saat Libur Panjang Tiba

Ada satu hal yang direkomendasikan untuk menjaga performa mesin tetap optimal saat tidak digunakan selama berhari-hari, yaitu dengan menyalakan dan menjalankan mesin minimal setiap 3 hari sekali. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan performa mesin, terutama pada bagian nozzle, print head, dan tinta. Setelah mesin dinyalakan, Anda dapat meminta karyawan Anda untuk melakukan tes nozzle dan memastikan bahwa tinta masih keluar dengan lancar. Setelahnya, mesin dapat kembali dimatikan dan ulangi prosedur pengetesan ini setiap 3 hari sekali untuk menjaga performa mesin.

Apabila tidak memungkinkan, sebelumnya Anda dapat mengosongkan semua tinta pada mesin dan memastikan bahwa print head tetap lembap dengan solvent. Anda juga dapat membersihkan mesin secara menyeluruh sebelum ditinggalkan, mulai dari membersihkan debu, membersihkan capping dan print head, menghapus sisa tinta yang mengering, dan lain sebagainya. Prosedur ini akan membantu mesin Anda dapat bertahan lebih lama dan lebih awet. Setelah dibersihkan, baru deh Anda dapat mendiamkan mesin dengan tenang hingga operasional kembali berjalan.

Itu dia informasi seputar cara mematikan mesin digital printing serta tips singkat untuk mesin yang tidak digunakan dalam beberapa hari. Jangan lupa untuk dilakukan ya, Sahabat Laysander!

Apabila Anda mengalami kendala atau membutuhkan bantuan teknis, silakan hubungi tim Laysander untuk bantuan dan konsultasi lebih lanjut. Nantikan kami di artikel berikutnya untuk tips dan inspirasi bisnis seputar digital printing, ya!

Baca juga: Warna Hasil Cetak Beda Dari Monitor, Ini Alasanya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Apa yang bisa dibantu?