Cara Atasi “Ngecap” Roda Pada Cetakan Anda

Cara Atasi "Ngecap" Roda Pada Hasil Cetak
Pernah menemukan bekas roda “ngecap” pada hasil cetakan?

Bicara soal hasil cetak usaha digital printing yang kurang optimal, pasti ada saja hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya. Salah satu contohnya yang akan dibahas pada artikel kali ini yaitu adanya bekas roda yang mengecap pada hasil cetak, baik itu pada poster, spanduk, atau media lainnya. Pernahkah Sahabat Laysander mengalami hal ini: ketika printer sedang mencetak, pada hasil cetakan malah terlihat bekas mengecap yang memanjang di permukaan hasil cetak?

Masalah ini ternyata dapat disebabkan oleh beberapa alasan. Apabila Anda mengalami hal ini, jangan khawatir dulu, ya! Yuk, mari kita sama-sama cek penyebab dan cara mengatasinya berikut ini!

Periksa Apakah Bahan Cetak Bermasalah atau Tidak Cocok dengan Printer

Hal pertama yang bisa Anda cek yaitu bahan cetak yang digunakan. Periksa apakah bahan bermasalah atau memang spesifikasi bahan tidak cocok untuk digunakan dengan jenis printer yang Anda miliki. Bahan cetak yang tidak sesuai dengan jenis printer Anda pasti akan membuat hasilnya tidak optimal. Bisa jadi, bahan cetak yang Anda gunakan terlalu tipis, atau memiliki sifat yang mudah “bertanda” jika ditekan, jadi wajib diperhatikan dengan baik ya!

Periksa Bagian Pinch Roller

Pinch roller adalah salah satu bagian yang patut Anda periksa apabila terdapat tanda mengecap pada bahan. Bagian ini berfungsi untuk menjepit dan menjaga bahan saat dicetak agar tidak bergeser, juga berfungsi menggerakkan bahan dari bagian belakang (feeding) menuju bed tempat mencetak. Pinch roller biasanya berbentuk roda dengan bagian luar berbahan karet yang rentan untuk menjadi kotor seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Hasil Print Stiker Ritrama Blur, Harus Bagaimana?

Apabila bagian roda ini ternyata yang menjadi sumber noda pada hasil cetak, Anda bisa coba melakukan hal berikut ini:

  • Pinch roller yang mengecap akibat adanya bekas tinta yang menempel dapat dibersihkan dengan cara “mengelap” roda menggunakan sisa bahan (misalnya flexy atau pun transfer paper). Caranya, selipkan bahan sisa lalu gerakan maju mundur untuk mengelap bagian pinch roller dari sisa tinta yang menempel.
  • Selain bekas tinta, sisa oli atau minyak dari slide roda juga dapat menempel ke bagian pinch roller dan menyebabkan roda ini menyisakan noda pada bahan cetak. Jika Anda menemukan sisa oli atau minyak, bersihkan pinch roller menggunakan alkohol 70% untuk mengangkat minyak dan cepat kering kembali.
  • Ganti karet pinch roller! Penyebab terakhir yang dapat menjadi sumber noda yaitu pinch roller yang sudah lapuk atau “aus”. Jika pinch roller sudah cukup berumur dan tidak dapat dibersihkan lagi, ada baiknya Anda mengganti bagian karet yang menyelimuti pinch roller dengan yang baru. Bagian karet pinch roller ini dapat Anda beli dengan mudah dan proses menggantinya pun juga dapat dilakukan sendiri.

Encoder Strip Kotor atau Berjamur

Bagian lain yang tidak boleh Anda lewatkan untuk dicek yaitu encoder strip, yang merupakan strip plastik kecil dengan pola garis vertikal hitam yang berfungsi sebagai sensor untuk mengatur jalannya print head. Terkadang, sisa tinta, minyak, debu, hingga jamur bisa menempel pada encoder strip, sehingga garis hitam pada permukaannya terhalang dan tidak dapat “dibaca” dengan baik oleh encoder reader. Jika ini terjadi, proses cetak tidak akan optimal dan dapat menimbulkan hasil yang berbayang pada permukaan bahan cetak.

Baca juga: Print Head Tak Berfungsi, Hati-Hati Saat Menyuntik!

Anda tidak perlu khawatir, karena encoder strip yang kotor atau berjamur dapat dibersihkan menggunakan kain lap yang lembap. Pastikan kain memiliki kelembapan yang cukup dan tidak terlalu basah, karena sisa air yang menetes dikhawatirkan dapat merusak mesin. Saat membersihkan, hindari menggunakan larutan pembersih ya Sahabat Laysander, karena cairan pembersih dikhawatirkan dapat menghapus pola pada permukaan encoder strip dan nantinya malah mengganggu fungsi encoder strip. Jadi, cukup gunakan air biasa saja.

Masalah yang serupa ternyata dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Karena, usahakan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh sebelum Anda gegabah menarik kesimpulan ya, Sahabat Laysander! Setelah masalah sudah teratasi, jangan lupa juga untuk melakukan perawatan mesin printing secara berkala, seperti membersihkan atau mengganti tinta printer, print head, nozzle, dan lain sebagainya.

Terakhir, jangan ragu untuk menghubungi Tim Laysander di nomor 021-53161450 apabila Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan lebih lanjut terkait perawatan mesin ya.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Apa yang bisa dibantu?