Cari Tahu 5 Cara Mudah Buat Print Head Lebih Awet!

5 Cara Mudah Buat Print Head Lebih Awet
5 Cara Mudah Buat Print Head Lebih Awet

Sebagai salah satu bagian penting pada mesin digital printing, print head tentunya memiliki fungsi yang krusial ya. Selain itu, harga print head juga tidak bisa dibilang murah, karena itulah Anda sebaiknya mulai memperhatikan dan merawat dengan optimal agar print head lebih awet! Dalam pemakaian sehari-hari, mungkin Anda sudah tahu bagaimana merawat bagian print head. Namun sudahkah Anda paham cara merawat print head pada situasi khusus seperti libur panjang, atau ketika mesin akan dimatikan dalam waktu yang cukup lama?

Jangan hanya mematikan dan meninggalkan mesin begitu saja ya, Sahabat Laysander! Sebaiknya siapkan mulai rawat print head Anda dengan beberapa tips dan trik berikut ini agar dapat lebih awet dan “berumur panjang”:

Baca juga: Jangan Salah, Cari Tahu Cara Menyalakan Mesin Digital Printing Agar Awet di Sini!

Jaga kebersihan agar print head lebih awet

Perawatan ini sebenarnya adalah bentuk perawatan yang wajib Anda lakukan sehari-hari setelah mesin selesai digunakan. Yaitu, mencuci print head dengan solvent dan bersihkan tissue caping setiap 2 hari sekali untuk menghindari mampetnya print head. Jika ini sudah Anda lakukan, niscaya Anda sudah membuat print head lebih awet dan tahan lama!

Tetapi ketika mesin akan dimatikan dalam waktu yang lama, Anda perlu melakukan pembersihan secara lebih menyeluruh nih, Sahabat Laysander. Beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu:

  • Kosongkan atau kuras tinta pada mesin dengan cara mencabut selang tinta dari jerigen
  • Keluarkan tinta pada print head
  • Kuras dengan solvent untuk memastikan tinta pada selang sudah kosong
  • Masukkan selang pada ¼ jerigen solvent dan solvent akan langsung naik ke sub ink tank
  • Tekan tombol positive pressure dan keluarkan tinta yang sudah diisi dengan solvent untuk membersihkan sisa tinta pada selang. Pastikan selang yang terhubung dengan print head sudah bersih (warna hampir bening)

Baca juga: Tak Kalah Penting, Pastikan Cara Mematikan Mesin Digital Printing Anda Sudah Benar!

  • Lepas cable head pada print head dan tutup socket cable head dengan tissue untuk melindunginya dari bilasan solvent
  • Lepas selang dari print head agar solvent yang ada pada print head tidak menetes keluar print head
  • Siapkan baki dan baki dengan tissue caping, dan isi baki tersebut dengan cairan solvent
  • Lepaskan print head secara hati-hati dan rendam ke dalam baki yang sudah diisi dengan solvent. Pada tahap ini, pastikan cairan solvent cukup untuk melembapkan print head ya, Sahabat Laysander!
  • Bungkus print head dengan plastik wrapper agar print head tidak berdebu selama disimpan. Pastikan plastik menutup permukaan print head dengan rapi
  • Terakhir, simpan baki berisi print head di tempat yang aman

Agar Sahabat Laysander dapat mengikuti langkah-langkah ini dengan lebih jelas, yuk langsung simak video tutorialnya berikut ini!

Jika Anda tidak sempat untuk melepas dan membersihkan print head seperti cara di atas, Anda dapat meminta staf Anda untuk menyalakan mesin setidaknya setiap 3 hari sekali untuk menjalankan tes nozzle. Hal ini berfungsi untuk memastikan bahwa tinta masih keluar dengan lancar dan print head serta nozzle masih bekerja dengan baik. Tentunya hal ini juga akan membuat print head lebih awet ya, Sahabat Laysander.

Jaga kebersihan filter dan penampungan tinta

Untuk perawatan yang optimal, sebaiknya Anda mengganti filter paling tidak setiap 3 hingga 5 bulan sekali, dan mengganti ink pump setidaknya setiap 5 bulan sekali.

Pastikan aliran listrik stabil dengan daya yang sesuai

Rendahnya aliran listrik dapat mengakibatkan print head kekurangan daya, dan sebaliknya, aliran listrik yang berlebihan dapat merusak print head. Karena itu, penting untuk memberikan aliran listrik dengan daya yang sesuai. Selain itu, pastikan juga aliran listriknya stabil ya, agar menghindari terjadinya konslet.

Gunakan mesin sesuai dengan kapasitasnya

Sahabat Laysander sebaiknya tidak menjalankan atau memasangkan mesin dengan peralatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin. Harap dipahami bahwa setiap mesin memiliki speed dan cara proses masing-masing, sehingga tidak selalu bisa dipaksakan.

Gunakan tinta yang sesuai dengan jenis print head

Poin terakhir ini tidak kalah penting untuk diperhatikan agar print head lebih awet dan dapat berfungsi optimal, harap perhatikan tinta yang Anda gunakan. Misalnya, jangan menggunakan tinta solvent untuk print head eco solvent atau tekstil  karena bukannya bisa bekerja, print head justru malah bisa meleleh dan mengalami kerusakan.

Anda juga tidak perlu khawatir apabila membutuhkan bantuan terkait kendala yang dialami oleh mesin Anda. Silakan hubungi Tim Laysander untuk berkonsultasi lebih lanjut. Kami selalu siap untuk membantu Anda!

Baca juga: Head Baru XP600, Apa Bedanya dengan DX5?

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Apa yang bisa dibantu?