Estimasi Modal dan Untung Bisnis Digital Printing

Memulai sebuah usaha tentunya perlu dipikirkan matang-matang, dan sebisa mungkin mencakup semua aspek. Seperti pepatah mengatakan, gagal bersiap berarti bersiap gagal

Jadi ada baiknya semua aspek, mulai dari value dari bisnis, produk Anda, lokasi strategis, media promosi, sampai perhitungan budget harus diperhitungkan baik-baik. Khususnya budget, jangan berprinsip hanya sebatas mengeluarkan sekecil-kecilnya, dan mendapatkan sebanyak-banyaknya. Tapi, berpikirlah bagaimana memanfaatkan modal yang ada untuk hasil yang semaksimal mungkin. Nah, khusus bisnis mesin digital printing, yuk kita bahas bersama untuk masalah budget, dan jawab pertanyaan berapa lama sih sampai bisa BEP (Break Even Point), alias “balik modal”?

Ilustrasi

Nah, yuk kita simak dulu gambaran profit atau laba dan keuntungan dari usaha digital printing!

Untuk omsetnya, asumsikan jika Anda bisa mendapatkan order 1 roll (200 m2) setiap hari selama satu bulan. Setelah itu, kita hitung harga jual spanduk di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Medan berada di kisaran Rp 15.000 / m2, maka perhitungan keuntungannya adalah:

KeteranganNominal (Rp) Per Bulan (Rp)
Omset cetak 1 bulan* 15.000 / m2 60.000.000
Perhitungan omset cetak dalam 1 bulan

Baca juga: Apa Usaha Untung Walau Banyak Saingan?

Perhitungan keuntungan di atas didasarkan pada target cetak 1 rol / hari * 20 hari kerja = 20 rol (4.000 m2) / bulan. Diperhitungkan juga waktu produksi sekitar 3 jam dengan kecepatan cetak 60 m2 / jam. Lantas, bagaimana dengan modalnya? Nah, untuk modal yang dibutuhkan, bisa dilihat sesuai dengan sample data yang kita gunakan di atas. Yakni sebagai berikut:

KeteranganNominal (Rp)Per bulan (Rp) 
Printer outdoor MaximaPZ230.000.000
Bahan spanduk6.000 / m224.000.000
Tinta Asia Ink1.800 / m27.200.000
Biaya listrik1.500 / kwh 1.000.000
Gaji 1 operator mesin3.000.0003.000.000 
Kebutuhan modal 265.200.000
Modal usaha

*Mesin digital printing outdoor Maxima PZ 4 head Konica Minolta 512 35pl; lebar area cetak 3,2 m; kecepatan cetak 60 m2/jam

Tentunya mesin digital printing hanya merupakan modal satu kali di awal memulai usaha. Kebutuhan setiap bulannya sekitar Rp 35.200.000, ini membuat keuntungan bersih usaha digital printing yang bisa Anda dapatkan setiap bulannya Rp 24.800.000,-!!

Maka dalam waktu 1 tahun akan mendapatkan profit laba keuntungan sebesar Rp 24.800.000 x 12 bulan = Rp 297.600.000 Hanya dengan mencetak 3 jam lebih (13% dari kapasitas mesin) per hari sudah dapat BEP (Break Even Point) alias kembali modal. Bayangkan apabila bisa mencetak 50% kapasitas mesin berapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan!

Wow.. Bisnis yang sangat mengUNTUNGkan bukan?

Gambaran di atas merupakan contoh sederhana dari usaha percetakan digital printing untuk spanduk, banner, billboard, dan lainnya yang sejenis. Ada pula beberapa tambahan keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan, misalnya:

  • Mencetak di bahan stiker, backlite, frontlite Korea yang lebih tebal, mesh, one way vision, wallpaper dan masih banyak lainnya.
  • Menjual asesoris (seperti selongsong banner), jasa design, jasa pasang, sewa lokasi billboard, jasa konstruksi, jasa pembuatan balon udara, jasa pembuatan izin iklan dan masih banyak lainnya.

Nah, tapi perhatikan juga beberapa pengeluaran lain yang mungkin timbul, seperti:

  • Sewa tempat (bila tidak ada)
  • Biaya promosi / iklan / tim Sales agar bisa berkembang dan bersaing dengan lebih baik
  • Biaya bunga apabila kredit bank / leasing
  • Biaya tambahan pegawai untuk menangani order yang lebih banyak.

Susah Nggak Sih, Cari Order Cetakan Setiap Hari?

Nah, untuk pertanyaan ini, ada beberapa hal yang penting untuk kamu perhatikan!

1. Siapa sih pangsa pasarnya?

Pangsa pasar cetakan sangatlah luas. Ada banyak sekali hasil cetak iklan yang Anda temui di jalan, misalnya di supermarket, minimarket, bank, mal, restoran, lokasi pembangunan properti, expo, televisi, kendaraan umum, pemerintahan (seperti partai, pilkada, pilpress mupun sosialisasi), dan masih banyak lagi, semuanya menggunakan hasil cetak digital printing!

Baca juga: Seperti Apa Pangsa Pasar Bisnis Digital Printing?

2. Aplikasi apa yang bisa Anda cetak?

a. Billboard (ukuran standar 2x4m, 3x4m, 4×8 m, 5x10m)

Contoh Billboard
Contoh Billboard

b. Neonbox seperti di counter HP maupun di jalan.

Contoh Neon Box
Contoh Neon Box

c. Spanduk dan Umbul-Umbul yang sering kita temui di jalan (dengan ukuran 1×6 m, 1x4m)

Contoh Umbul-Umbul & Spanduk
Contoh Umbul-Umbul & Spanduk

dan masih banyak lagi!

Baca juga: Apa Saja Produk Hasil Cetak Mesin Digital Printing?

Bagaimana Kalau Uang Saya Tidak Cukup?

Kalau Anda ingin mencari opsi lain untuk pembayaran pembelian mesin, atau ingin mencicil untuk mesin tersebut, kami juga sediakan solusinya! Laysander bekerja sama dengan beberapa lembaga pembiayaan terpercaya, BFI Finance dan MNC Finance! Sehingga, Anda bisa mendapatkan pembiayaan terbaik dan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, dan dana yang sudah disiapkan bisa juga disimpan untuk menjaga cash flow maupun stok tinta dan bahan yang dibutuhkan.

Baca juga: Cicilan Mesin Digital Printing Ringan Proses Cepat!

Bagaimana Kalau Mesin Rewel Atau Rusak? Apakah Ada Garansinya?

Terdapat garansi resmi untuk mesin, serta jaminan ketersediaan spare part minimal 5 tahun sejak anda membeli mesin digital printing! Laysander paham, bahwa after service sangat penting bagi pembelian mesin. Itu sebabnya, kami berfokus memberikan rasa aman bagi Anda untuk menjalankan usaha digital printing dan dapat fokus mencari order agar bisa memenuhi kapasitas produksi. Bukan kah ini yang penting untuk Anda?

PT. Laysander Technology telah berdiri sejak 2007 memiliki 8 Service Center yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Tangerang, sampai Bali, dengan lebih dari 1000 customer! Selain itu, kami memiliki Call Center BEBAS PULSA yang akan membantu semua kendala teknis dari customer, dan tersedia dari jam 9 pagi – 9 malam (Senin – Sabtu). Tim Teknis handal kami juga siap menjumpai Anda, di mana pun Anda berada di seluruh Indonesia.

Oh ya, Laysander juga merupakan Master Dealer EPSON di Indonesia lho. Selain itu, kami juga menjadi distributor tunggal merk Liyu, dan memasarkan beberapa merk lainnya seperti Ecojet, Texco, Portage, dan Asia Ink. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan ditipu oleh supplier “bodong” ya!

Baca juga: Yang Jual Banyak, Yang Profesional Sedikit

Yuk, jangan takut untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha percetakan Anda sekarang. Berbagai prospek mulai dari perbankan, retail, kebutuhan kenegaraan (Pemilu), bahkan sampai kebutuhan “sehari-hari”, semua bisa diakomodir oleh bisnis percetakan Anda. Selain berbagai market tersebut, ada lebih banyak lagi yang bisa Anda lakukan lho. Peluang dan pasar bisa ada di mana pun, jadi jangan takut melihat target yang cukup besar, justru mesin kami bisa jadi modal yang baik untuk mencetak berbagai media dan menghasilkan banyak keuntungan!

Masih ada pertanyaan atau ingin tahu lebih banyak? Jangan ragu dan langsung hubungi kami!

Baca juga: Mesin Bekas, Masihkah Jadi Pilihan yang Baik?

Mesin Pemula

Ecojet Nova

Rp. 110.000.000

Selengkapnya

Ecojet Maxima

Rp. 125.000.000

Selengkapnya

Maxima PZ

Rp. 230.000.000

Selengkapnya

Maxima SP

Rp. 240.000.000

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Apa yang bisa dibantu?