Heater to Roll to Roll dan Handpress Untuk Usaha Printing Kain, Sudah Tahu?

Heater roll to roll atau heat press untuk usaha printing kain
Heat press dan heater roll to roll, mana yang terbaik untuk usaha printing kain?

Saat ini, terdapat dua jenis mesin heater yang seringkali digunakan dalam usaha printing kain. Perbedaan kedua jenis mesin ini bergantung kepada luas media cetak yang gunakan, ada mesin heat press dan juga heater roll to roll. Sudakah Sahabat Laysander mengetahui keduanya? Kalau belum, yuk, langsung simak artikel kali ini mengenai dua ragam jenis mesin heater printing kain!

Pada proses produksi mencetak yang tidak langsung ke kain, mesin heater adalah bagian tidak terpisahkan dari seluruh rangkaian yang ada. Ibarat membuat kue nih Sahabat Laysander, kita perlu melewati proses pemanggangan, untuk mendapatkan kue yang matang sempurna sehingga bisa dinikmati. Begitu pula dengan printing kain, setelah melalu proses pencetakan desain, selanjutnya kita perlu melakukan pemanasan dengan menggunakan mesin heater supaya desain yang kita inginkan menempel sempurna ke dalam bahan kain yang kita cetak.

Jenis-jenis Mesin Heater

Heater Heat Press

Mesin jenis heat press biasanya banyak digunakan pada media kain yang memiliki ukurannya lebih kecil. Hal ini karena jangkauan yang diperlukan untuk memanaskan tidak terlalu luas seperti kain gulungan. Selain itu, biasanya heat press ini juga sering digunakan sebagai partner dari mesin printer cotton polyester atau direct to film dan cetakan polyflex. Tentunya untuk melekatkan design ke bahan kain atau kaos yang kita inginkan. Heat press berukuran kecil, serta dapat dengan mudah mengerjakan orderan secara satuan. Ini tentu menjadi alasan mengapa heat press ini juga banyak digunakan pada pelaku usaha printing kain rumahan yang baru merintis.

Baca juga: 3 Opsi Cetak Jersey: Polyflex vs Sublim vs Cotton Polyester

Proses menggunakan heat press juga terbilang sangat sederhana. Sebagai contoh, pada proses pencetakan digital printing polyflex, didahului dengan mempersiapkan gambar desain yang diinginkan. Kemudian, ada dua opsi cara yang bisa dipilih. Pertama, desain dapat dicetak melalui mesin printer terlebih dahulu. Kemudian, lapisi dengan lapisan masking, baru dimasukan ke dalam mesin heater heat press. Sedangkan opsi kedua, ada pula polyflex polos yang hanya perlu menggunakan mesin cutting tanpa melalui proses print, yang kemudian dilanjutkan dengan pemanasan menggunakan heater heat press bersama dengan bahan kaos.

Heater Roll to Roll

Berbeda dari heat press, mesin heater roll to roll biasanya digunakan dalam percetakan besar yakni dalam bentuk kain gulungan. Mesin printer yang kerap ber-partner dengan mesin heater roll to roll ini adalah printer sublim. Mesin heater roll to roll ini nantinya memiliki fungsi untuk mentranfer desain yang sudah dicetak dalam transfer paper ke dalam bahan kain polyester yang ingin kita cetak.

Lebih lengkapnya, proses dimulai dari mencetak desain pada kertas transfer paper dengan menggunakan tinta sublim. Setelah itu, kertas transfer paper itu akan diberi tekanan panas dengan suhu 150-200 derajat celcius dengan menggunakan mesin heater roll to roll. Saat itulah, tinta dan bahan transfer akan berubah dari bentuk padat menjadi gas lalu menyerap sempurna serta mengeras permanen ke dalam serat material.

Ragam Pilihan Mesin Heater Roll to Roll di Laysander

Baca juga: Mengenal Transfer Paper Untuk Printing Kain

Untuk Sahabat Laysander yang sedang ingin memulai usaha printing kain atau sedang mencari keperluan mesin Heater Roll to Roll yang berkualitas, Laysander menyediakan 3 pilihan yang mungkin cocok untuk keperluan usaha printing kalian. Ketiga pilihan mesin heater roll to roll itu ialah :

Heater 1232
Heater roll to roll 1232
Mesin heater roll to roll TXHR 1232

Mesin heater 1200 memiliki lebar area pemanas 1,2 meter dengan diameter drum seluas 32 centimeter. Mesin heater ini dilengkapi mesin pemanas minyak drum atau roll. Dengan lebar transfer area 1,2 meter, mesin ini juga dilengkapi dengan daya listrik 3 pass dan 7000 watt. Mesin ini cocok buat kamu yang menggunakan printer lebih kecil, seperti printer direct-to-film Texco Optima, atau pun printer sublim Epson SC-F6330.

Heater 1932
Heater roll to roll 1932
Mesin heater roll to roll TXHR 1932

Hampi serupa dengan mesin heater 1200, namun perbedaannya mesin heater 1932 memiliki lebar heater sebesar 1,9 meter. Mesin heater 1932 ini juga dilengkapi mesin pemanas jenis minyak dan dilengkapi dengan daya listrik 3 pass sebesar 13000 watt.

Heater 1942
Heater roll to roll 1942
Mesin heater roll to roll TXHR 1942

Mesin heater 1942 memiliki lebar heater 1,9 meter dengan diameter drum seluas 42 centimeter. Mesin ini juga dilengkapi dengan transfer area 1,8 meter dan listrik 3 pass dengan 20 kilowatt. Mesin heating ini juga termasuk oil base heating dan pembeliannya akan disertai bonus standar kompresor.

Selain memiliki printer yang berkualitas, tentunya mesin heater sebagai partner produksi juga harus berkualitas. Dengan demikian, keduanya bisa menjadi partner terbaik Sahabat Laysander dalam menjalankan usaha printing kain kalian. Untuk itu, mari konsultasikan kebutuhan mesin Anda dan dapatkan yang terbaik bersama kami.

Baca juga: Usaha Printing Jersey: Jual 30 Per Hari, Untung 70 Juta Per Bulan!

Reply

× Apa yang bisa dibantu?