5 Keuntungan Upgrade ke Digital Printing untuk Usaha Percetakan Anda!

Usaha Percetakan Digital Printing
Yuk, kembangkan usaha percetakan Anda dan upgrade ke Digital Printing!

Tak dipungkiri bahwa sekarang ini kita hidup berdampingan dengan pandemi COVID-19. Untuk mencegah penyebaran virus yang berbahaya ini, banyak sektor yang akhirnya di’kerjakan dari rumah’, atau bahasa kerennya di-WFH (Work From Home).

WFH buat semuanya serba mandiri dari rumah, dan membuat masyarakat mulai beralih ke teknologi dan digitalisasi. Contohnya, membeli makanan, buah, juga barang-barang lainnya secara online. Wah, pokoknya semuanya dipermudah dengan adanya online.

Nah, untuk usaha percetakan yang menghasilkan produk fisik, apakah bisa kita berjuang di ranah teknologi dan digitalisasi?

Jawabannya, “BISA”

Ada beberapa faktor yang bisa dipertimbangkan dalam mengembangkan usaha percetakan Anda. Di antaranya adalah jumlah pesanan, kecepatan produksi, kualitas, dan juga kuantitas.

Baca juga: Tips Promosi Usaha yang Efektif Agar Penjualanmu Meningkat!

Dengan mengetahui dan memahami faktor-faktor tersebut, Sahabat Laysander tentunya akan lebih mudah dalam menentukan usaha percetakan apa yang lebih tepat untuk Anda pilih. Ada beberapa macam usaha percetakan yang kita kenal selama ini:

OFFSET PRINTING

Mesin offset
Mesin offset
(Gambar: Komori)

Offset printing adalah sistem percetakan yang mengandalkan metode bulk atau mass production, atau produksi dalam kuantitas banyak. Cetakan ada pada mesin cetak dalam bentuk rubber untuk kemudian ditempelkan di kertas atau medium produk. Agar lebih mudah dibayangkan, ini seperti stempel sederhana yang menggunakan bahan karet dan ditempelkan ke tinta sebelum digunakan ke kertas atau media lainnya.

Biasanya sistem offset ini dianut oleh usaha percetakan manual yang menerima jasa cetak brosur, buku, majalah, dan sebagainya.Offset ini akan sangat menguntungkan untuk pemesanan dalam jumlah banyak.

Hal ini dikarenakan kita hanya perlu mengatur settingan printer satu kali untuk jumlah produk yang sangat banyak, dan pekerjaan dapat selesai dalam waktu yang singkat. Apalagi mesin offset printer dapat mengatur flow tintanya sendiri sehingga menghindari gangguan-gangguan yang dapat memakan waktu.

Namun demikian, ketika usaha percetakan Anda sedang minim order, offset justru akan merugikan Anda. Penyebabnya adalah biaya pengaturan printer yang cukup mahal. Penggantian secara berkali-kali untuk jumlah produksi yang sedikit akan membuat cost lebih besar.

Baca juga: Profit dan Cash Flow, Mana Lebih Penting?

DIGITAL OFFSET PRINTING

Nah, Digital offset printing sendiri mengandalkan toner tinta di masing-masing kertas.

5 Keuntungan Upgrade ke Digital Printing untuk Usaha Percetakan Anda! 1
Digital Offset Printing / Digital Printing Press
(Gambar: Wikipedia)

Sistem dari pekerjaan digital offset printing pun pada dasarnya mirip dengan offset tradisional. Selain berbeda pada cara mencetak ke medium, perbedaan lainnya adalah dari sisi tinta yang digunakan.

Pada offset tradisional, mesin menggunakan tinta Pantone, sedangkan pada offset digital, mesin menggunakan tinta Cyan, Magenta, Yellow, dan Key(Black) atau CMYK. Untuk mesin yang satu ini, memungkinkan minimum quantity yang lebih sedikit, karena produksi jumlah kecil tidak semahal offset non digital.

DIGITAL PRINTING

Terakhir adalah digital printing, yang saat ini semakin banyak digandrungi pemilik usaha printing dan memiliki ragam produk. Digital printing berbeda tipis dari digital offset printing, yaitu pada kapasitas dan variasi produk yang dapat dihasilkan.

Baca juga: Estimasi Modal dan Untung Bisnis Digital Printing

Kuantitas produk yang dihasilkan dengan mesin-mesin offset bekisar antara 500 lembar hingga 1.000 lembar, dan bahkan lebih. Sedangkan untuk pemesanan di bawah jumlah tersebut, digital printing adalah solusi yang akan menguntungkan.

Adapun 5 keuntungan berbisnis digital printing adalah:

1. Short Runner

Kebalikan dari offset, digital printing lebih menguntungkan untuk pesanan yang lebih sedikit dan short-run, karena digital printing tidak memerlukan pengaturan setting yang rumit, sehingga perputaran produksi pesanan pun bisa lebih cepat.

2. Custom yang Personal

Keunggulan lainnnya dari digital printing ini adalah kustomisasi (customization) atau personalisasi (personalization). Ya, dengan digital printing, Anda bisa menjual produk-produk custom satuan sesuai dengan keinginan dan kesukaan pelanggan masing-masing.

Sedangkan untuk offset printing, satu cetakan akan digunakan untuk beribu-ribu lembar produk. Misalnya untuk mencetak koran, brosur, majalah, dan sebagainya. Karenanya, lebih cocok untuk produksi massal.

Berbagai teknologi yang ada saat ini pun memungkinkan cetakan di berbagai media. Mulai dari keperluan advertising seperti spanduk, banner, dan baliho, sampai keperluan industri seperti kayu, kaca, dan aluminium, juga keperluan usaha printing kain.

3. Kualitas Cetakan yang Identik

Kualitas dari digital printing sekarang jelas tidak kalah dari offset printing, loh. Cetakannya bisa menghasilkan hasil produksi yang identik, sehingga kualitas dapat terjaga dengan baik. Digital printing juga sangat cocok untuk mencetak pesanan yang full color.

Epson SC-S40670, salah satu mesin untuk Usaha Percetakan Digital Printing
Epson SC-S40670, salah satu mesin untuk Usaha Percetakan Digital Printing

4. Minimalisasi Kesalahan Cetak

Offset mengandalkan satu rubber untuk beribu-ribu cetakan. Sehingga, jika ada kesalahan pada rubber, seluruh cetakan sudah dipastikan akan memiliki kesalahan yang sama.

Berbeda dengan Offset, pada digital printing, kesalahan bisa diminimalisir pada tahap awal percetakan. Hal ini dikarenakan kemampuan digital untuk mereview terlebih dahulu di komputer sebelum dicetak. Selain itu, apabila dalam tahap awal percetakan sudah terlihat ada kesalahan, produksi bisa dihentikan untuk diatur ulang, lalu dicetak kembali.

5. Kuantitas Bukanlah Masalah

Dengan digital printing, kuantitas berapapun bisa dikerjakan tanpa harus menganalisa cost. Berbeda dengan offset yang memang bertujuan untuk mencetak produk dalam jumlah yang sangat banyak, digital printing bisa mencetak di bawah jumlah mass production bahkan satuan.

Offset, Digital Offset, dan Digital Printing memiliki pro dan kontranya masing-masing. Namun dengan situasi pandemi seperti ini, ada baiknya jika Anda mengkaji ulang jenis printer apa yang saat ini lebih menguntungkan untuk usaha Anda.

Jadi, usaha percetakan apa yang cocok untuk saya? Tenang, konsultasikan lebih lanjut dengan tim Laysander aja, yuk! Konsultasinya Gratis, loh!

Baca juga: Usaha Digital Printing Sukses, Laysander Jadi Pilihan Partner Terpercaya

Reply

× Apa yang bisa dibantu?