Strategi Jalankan Usaha Printing Saat New Normal

Sahabat Laysander, kita telah memasuki bulan Juli, atau sekitar 3 bulan setelah pertama kali diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di sejumlah kota, pemerintah sudah merencanakan fase new normal untuk menjalankan kembali roda ekonomi nasional. Beberapa sektor usaha pun sudah mulai dibuka kembali, seperti mall dan beberapa pertokoan. Namun, tentu saja new normal masih dilengkapi dengan regulasi ketat terkait pencegahan virus COVID-19. Selama 3 bulan sempat tidak beroperasi, Anda sebagai pemilik usaha digital printing pasti merasa lega sekaligus khawatir dalam memasuki era new normal ini. Di satu sisi, Anda ingin bisnis mulai beroperasi untuk mengembalikan pemasukan yang sempat berkurang. Di sisi lain, Anda juga mungkin merasa khawatir akan keberlangsungan bisnis di fase transisi ini.

Tak perlu bingung lagi, Sahabat Laysander! Yuk, coba persiapkan usaha digital printing Anda untuk fase new normal dengan cara ini!

Siapkan Dana Darurat dan Jaga Cashflow Bisnis

Baca juga: 7 Kunci Tingkatkan Produktivitas Tim Saat Pandemi

Jaga cashflow saat new normal
Jaga cashflow saat new normal

Sama seperti keuangan pribadi, sebaiknya Anda juga menyisihkan sebagian keuntungan bisnis sebagai dana darurat. Dana inilah yang penting untuk mengantisipasi biaya operasional usaha selama ada kondisi yang tidak terencana, misalnya saja seperti adanya pandemi seperti yang sudah kita lalui, atau untuk memperbaiki mesin yang tiba-tiba rusak. Seperti yang dilansir dari Forbes, Anda dapat menyisihkan antara 10-20% keuntungan per tahun di bank untuk digunakan sebagai dana darurat bisnis.

Pahami Kebutuhan Konsumen

Pahami sudut pandang customer
Pahami sudut pandang customer

Fase new normal sedikit banyak masih berbeda dengan kehidupan normal sebelum pandemi. Pada fase ini, mungkin saja banyak orang masih berhati-hati untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain, terlebih lagi orang asing. Terkait hal ini, Anda dapat mempelajari perilaku masyarakat selama fase new normal dan menyesuaikan operasional bisnis Anda. Sebagai contoh, Anda dapat membuka jasa konsultasi atau menerima pesanan melalui sambungan telepon atau bahkan media online untuk mengurangi kontak langsung dengan klien.

Anda juga dapat coba mengkomunikasikan bagaimana bisnis Anda sudah menerapkan protokol kesehatan, agar klien lebih percaya dan yakin untuk memesan produk dari Anda.

Perhatikan Implementasi Protokol Kesehatan

Tetap perhatikan protokol kesehatan
Tetap perhatikan protokol kesehatan

Selain fokus pada upaya mengembalikan pendapatan dari usaha digital printing, Anda juga tidak boleh melupakan protokol kesehatan di tempat kerja sesuai yang dihimbau oleh pemerintah. Ingat, bahwa pandemi ini belum sepenuhnya berakhir dan masih berpotensi untuk terus berkembang. Karena itu, jaga kesehatan dan keselamatan tim Anda dengan mengikuti aturan kesehatan yang berlaku, seperti selalu menggunakan masker di tempat kerja, sediakan hand sanitizer dan sabun cuci tangan, dan lakukan pengecekan suhu pada setiap karyawan.

Baca juga: 4 Cara Meningkatkan Omzet Usaha Digital Printing

Tawarkan Produk ke Target yang Tepat

Re-evaluasi target market
Re-evaluasi target market

Ingin kembali membuka bisnis, tetapi Anda belum mendapatkan pesanan dari pelanggan Anda? Jangan khawatir dulu, coba tawarkan produk Anda ke target pasar yang baru. Selama new normal, wajar apabila belum 100% bisnis atau toko kembali beroperasi, karena itu Anda tidak perlu menunggu langganan Anda beroperasi kembali untuk mendapatkan pesanan.

Sekarang, coba tawarkan produk Anda ke instansi, perusahaan, atau organisasi yang sekiranya masih melakukan kampanye terkait COVID-19. Misalnya saja mall yang mungkin akan membutuhkan jasa percetakan poster dan stiker mengenai COVID-19 untuk ditempel di berbagai lokasi, sebagai sarana edukasi kesehatan bagi pengunjung mereka. 

Selain mencari target klien baru, Anda juga menyesuaikan produk yang Anda tawarkan dengan berbagai kebutuhan new normal, misalnya masker kain, pouch kain untuk alat makan, dan lain sebagainya. 

Sesuaikan Mesin Printing dengan Kebutuhan

Perubahan produk tentunya akan diikuti dengan perubahan kebutuhan, mulai dari bahan cetak hingga keperluan mesin. Apabila Anda ternyata membutuhkan mesin digital printing tambahan atau ingin berkonsultasi untuk mengoptimalkan perawatan mesin Anda dalam melanjutkan usaha saat new normal, silakan konsultasikan langsung dengan tim Sales & Support Laysander di nomor 021-5316 1450. Tim kami siap untuk membantu persiapan operasional bisnis Anda saat new normal!

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kegagalan Bisnis Digital Printing

2 Comments

  1. sese kwandar

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Apa yang bisa dibantu?